JAKARTA, KOMPAS.TV - Denny Sumargo secara terbuka menyebut dirinya bukan penggemar dunia politik. Menurutnya, politik kerap tampil penuh lapisan dan wajah gandaantara panggung depan dan panggung belakang. <br /> <br />Namun demikian, Denny mengaku memilih bersuara karena merasa memiliki kapasitas untuk meredam gesekan dan mencegah konflik sosial yang lebih besar. <br /> <br />Dalam pernyataannya, Denny juga menyinggung potensi adanya pihak-pihak yang menunggangi Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia menilai situasi tersebut berisiko menjauhkan kebijakan Prabowo dari aspirasi publik. <br /> <br />Denny bahkan menilai, respons komunikasi publik dari lingkaran terdekat Prabowo perlu dievaluasi secara serius. Menurutnya, setiap pernyataan dan komando yang keluar memiliki dampak langsung terhadap elektabilitas dan kepercayaan publik. <br /> <br />"Respon daripada pihak komunikasi publik dari orang sekitar Pak Prabowo harusnya lebih mempelajari dan mengevaluasi respon-respon yang diberikan oleh Pak Prabowo dan juga komando-komando di bawahnya. Kenapa? Karena setiap kali respon itu keluar, itu mempengaruhi sekali elektabilitas daripada Pak Prabowo," katanya. <br /> <br />Meski kerap dikenal lewat podcast bernuansa personal, Denny menegaskan bahwa sikapnya berangkat dari empati, bukan kepentingan politik. <br /> <br />Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/NOUUlpA1Brc <br /> <br /> <br /> <br />#dennysumargo #natal #prabowo <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/640095/denny-sumargo-peringatkan-prabowo-soal-risiko-ditunggangi-dan-dampak-ke-elektabilitas-rosi
